Posted At: Mar 05, 2025 - 1,516 Views

Monumen Munson Lyman
Nama Objek | : | Monumen Munson dan Lyman |
Nomor Registrasi | : |
|
Lokasi |
|
|
Alamat | : | Dolok Nauli |
Desa/Kelurahan | : | Desa Dolok Nauli |
Kecamatan | : | Adiankoting |
Kabupaten/Kota | : | Tapanuli Utara |
Provinsi | : | Sumatera Utara |
Bentuk/Bahan/Ukuran | ||
Bentuk OCBD | : | Bangunan. |
Bahan | : | Batu |
Panjang | : |
|
Diameter | : |
|
Lebar | : |
|
Tebal | : |
|
Tinggi | : |
|
Luas Lahan | : |
|
Luas Bangunan | : |
|
Luas Kawasan | : |
|
Batas Situs |
| |
Utara | : |
|
Timur | : |
|
Selatan | : |
|
Barat | : |
|
Pemilik | : |
|
Pengelola | : |
|
Latar Belakang Sejarah | : | Martir Hendry Lyman dan Samuel Munson dua orang misionaris asal Amerika Serikat. Di jalan lintas Tarutung – Sibolga, Lobu Pining Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara ini, sejarah mencatat kedua misionaris ini tewas dibunuh warga setempat dalam tugas mulianya sebagai penyebar injil dan ajaran agama Kristen ke Tanah Batak. Hal ini terjadi saat adanya Perang Padri yaitu Raja-raja Siopatpisoran membuat suatu kesepakatan kalau ada orang yang hidungnya mancung, kulit putih, bahasanya tidak berbahasa batak maka orang tersebut diduga akan merusak adat sekaligus merampas warisan nenek moyang orang batak. |
Deskripsi | : | Makam Henry Lyman dan Samuel Munson yang terletak di Desa Dolok Nauli Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara. Disekitar lokasi Makam dapat dilihat gambar-gambar dan relief kehidupan masyarakat dahulu yang dipahat pada dinding tembok makam. Di dalam gambar dan relief ada gambar masyarakat dan 2 (dua) orang misionaris Kristen asal Amerika Serikat yakni Henry Lyman dan Samuel Munson (Lyman dan Munson). Pada prasasti yang ada disekitar makam terdapat tulisan dalam Bahasa asing “Zar Erinnnerung an Die Amerikanilchen Martyrer des Evangeliums Im Batakland Henry Lyman und Samuel Munson 1934”. Areal makam memorial martir Henry Lyman dan Samuel Munson, merupakan salah satu objek wisata religi yang mengisahkan perjuangan dua orang misionaris Amerika Serikat ke Tapanuli Utara untuk menyebarluaskan penginjilan dan Kekristenan khususnya ke daerah Silindung yang pada zaman itu penduduknya belum mengenal agama. Di area monument terdapat tribun untuk tempat beribadah dan ada juga dua bilik kecil untuk tempat berdoa secara pribadi (doa khusus). |

