Posted At: Sep 08, 2025 - 304 Views

Pukul 11.00 siang, Sabtu (6/9/2025), atau sekitar pukul 02.00 WIB dini hari (Minggu (7/9/2025), Toba Caldera Geopark menerima kembali status green card (kartu hijau) dalam posisi keanggotaannya di jaringan UNESCO Global Geopark (UGGp). Penilaian itu disampaikan dalam Sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network yang diikuti langsung oleh General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis, di Kutralkura, wilayah La Araucania, Chile.
Dengan kembali diraihnya Green Card, Toba Caldera dinilai berhasil menjaga standar internasional dalam mengelola warisan geologi berusia puluhan ribu tahun. Kawasan ini juga menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan pariwisata berbasis alam dan budaya tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak, mulai dari Pemerintah pusat dan daerah, akademisi, komunitas lokal, hingga pelaku pariwisata. Pengelolaan Geopark Toba Caldera tidak hanya berfokus pada aspek geologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pelestarian budaya Batak, serta penguatan destinasi danau Toba sebagai destinasi super prioritas Indonesia.
